Rabu, 20 Januari 2010

Deteksi dini kanker payudara: sadari penting bagi setiap perempuan

Kanker payudara pantas dikatakan sebagai penyakit yang menakutkan bagi perempuan. Di dunia, kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua terbanyak setelah kanker paru. Sementara di Indonesia, jumlah penderita kanker payudara menduduki urutan kedua setelah kanker serviks (leher rahim).

Tingginya jumlah kasus kanker payudara diduga karena perempuan kurang waspada terhadap perubahan payudaranya, sehingga tak jarang menyebabkan kanker payudara terdeteksi pada stadium lanjut. Padahal, deteksi dini dan peningkatan kewaspadaan disertai pengobatan yang sesuai dipercaya dapat menurunkan jumlah kematian karena kanker payudara.

Payudara adalah kelenjar yang mampu memproduksi air susu, terdiri dari kumpulan kelenjar dan jaringan lemak yang terletak di antara kulit dan tulang dada. Benjolan di payudara merupakan hasil pertumbuhan sel yang berlebihan. Benjolan ini disebut tumor. Dalam perkembangannya, tumor dapat bersifat jinak atau ganas. Tumor bersifat jinak jika pertumbuhan selnya tidak sampai merembet ke sekitar payudara atau menyebar ke organ lain (seperti paru-paru, hati, tulang, dan otak). Jika yang terjadi sebaliknya, maka tumor tersebut bersifat ganas.

Kelanjutan baca di sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Sekali Layar Terkembang, Pantang Surut Berlayar

Seperti air, seharusnya hidup memberi kehidupan bagi makhluk di dalamnya...

By Alexa

Review http://www.national-chev.blogspot.com on alexa.com